Aksi Ekologis di Sendang Senjoyo, Nawal Dorong Perempuan Jadi Garda Depan Jaga Lingkungan

Ahad, 14 Juni 2026 | 20:33:01 WIB

ANALISD.COM -  Gerakan pelestarian lingkungan berbasis komunitas perempuan kembali digelorakan melalui aksi ekologis di kawasan mata air Sendang Senjoyo, Kabupaten Semarang, sebagai upaya menjaga keberlanjutan ekosistem dan kesadaran lingkungan masyarakat.

Gerakan pelestarian lingkungan berbasis komunitas perempuan kembali digelorakan melalui aksi ekologis di kawasan Wisata Mata Air Sendang Senjoyo, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu 14 Juni 2026.

Kegiatan bertema “Aksi Ekologis untuk Kehidupan Berkelanjutan” tersebut menjadi bagian dari peringatan Milad ke-95 PW Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dalam kegiatan itu dilakukan penyebaran puluhan botol eco enzyme serta penebaran 1.000 bibit ikan ke area mata air sebagai upaya menjaga kualitas air dan keseimbangan ekosistem perairan.

Aksi tersebut diharapkan dapat membantu menetralkan pencemaran serta menghidupkan kembali ekosistem alami yang menjadi sumber kehidupan masyarakat di wilayah hilir.

Menurut Ketua TP PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak kesadaran lingkungan dari lingkup keluarga hingga masyarakat luas.

Ia menegaskan bahwa tantangan lingkungan di Jawa Tengah semakin nyata, mulai dari dampak perubahan iklim hingga persoalan sampah yang masih mencapai sekitar 6 juta ton per tahun.

Karena itu, dibutuhkan kolaborasi lintas komunitas untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan dan berbasis edukasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua PW Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah, Monica Subastia menjelaskan bahwa program “Ibu Jaga Bumi” menjadi wadah kader perempuan untuk terlibat aktif dalam aksi lingkungan seperti pengolahan sampah, eco enzyme, dan penanaman tanaman pekarangan.

Ia menambahkan, eco enzyme yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil olahan limbah organik rumah tangga, sementara bibit ikan yang ditebar diharapkan dapat berkembang dan memberi manfaat ekonomi serta ekologi bagi masyarakat sekitar aliran sungai.

Terkini