Masyarakat Diminta Waspadai Anomali Cuaca Ekstrem Curah Hujan Tinggi

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:30:00 WIB
Petugas Dishub Sukoharjo melakukan pengaturan arus lalu lintas di bundaran Patung Pandawa Solo Baru Grogol terdampak banjir. (Wahyu imam ibadi)

ANALISD.COM - Masyarakat diminta mewaspadai anomali cuaca ekstrem yang berdampak pada terjadinya bencana alam disepanjang bulan Mei. Sebab curah hujan diperkirakan masih tinggi beberapa hari kedepan. Namun demikian El Nino atau peningkatan suhu udara panas masuk musim kemarau panjang juga masih mengancam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo, Jumat (1/5) mengatakan, BPBD Sukoharjo terus berkoordinasi melibatkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait perkembangan kondisi cuaca. Saat ini diketahui sedang terjadi anomali cuaca dimana sebelumnya diprediksi pada April 2026 lalu sudah masuk peralihan musim dari hujan ke kemarau yang disertai dengan fenomena alam El Nino atau peningkatan suhu udara panas. Namun yang terjadi justru curah hujan tinggi masih berlangsung hingga awal Mei 2026 ini.

Pada bulan April 2026 yang diperkirakan terjadi El Nino justru disejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo dilanda banjir besar selama lebih dari satu hari. Banjir terjadi akibat hujan deras mengguyur sejumlah wilayah secara bersamaan.

Curah hujan tinggi diperkirakan masih akan berlangsung pada awal Mei 2026 ini. Hal ini diketahui berdasarkan informasi BMKG dimana hujan deras mengguyur secara merata disejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo.

"Masyarakat kami minta tetap mewaspadai anomali cuaca ekstrem. Sebab sebelumnya diperkirakan terjadi El Nino pada April 2026 lalu. Tapi ternyata curah hujan masih tinggi hingga diperkirakan awal Mei 2026 ini. Namun demikian El Nino tetap masih mengancam karena diperkirakan sekarang sudah masuk peralihan musim," ujarnya.

Anomali cuaca ekstrem terlihat sejak beberapa hari terakhir disejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo. Sebab curah hujan tinggi disertai angin kencang sering terjadi ditengah kondisi udara panas melanda. "Suhu udara meningkat seperti saat siang hari sangat panas. Bahkan malam juga iya. Tapi mendadak sering hujan deras dan angin kencang. Ini yang harus diwaspadai masyarakat karena berdampak pada kerawanan bencana alam," lanjutnya.

Terkait kondisi anomali cuaca ekstrem tersebut BPBD Sukoharjo bersama tim gabungan sudah melakukan kesiapsiagaan. Apel besar juga telah digelar untuk melihat kesiapan personil maupun peralatan dan kelengkapan lainnya. "Petugas dari tim gabungan sudah siap. Termasuk peralatan. Itu kami lakukan mengantisipasi segala potensi kerawanan bencana alam seperti banjir dan angin kencang. Termasuk kekeringan dampak El Nino," lanjutnya. (Mam)

Terkini