ANALISD.COM - Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala kembali menghadirkan kegiatan inspiratif melalui Chemical Engineering Earth Festival ke-10 (CHEF-X).
Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun ini tersebut mengusung semangat keberlanjutan dan kepedulian lingkungan.
Kegiatan ini dipusatkan di Mangrove Park Lampulo dengan melibatkan mahasiswa, dosen, serta berbagai pihak yang turut mendukung gerakan hijau ini.
CHEF X tahun ini hadir dengan konsep yang lebih segar dan relevan melalui tema besar “RE: Regreen – Rekayasa, Regenerasi, dan Gerakan Hijau untuk Bumi”.
Tema ini mengajak seluruh elemen, khususnya generasi muda, untuk kembali mengambil peran dalam memulihkan lingkungan melalui inovasi, aksi nyata, serta kolaborasi berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan CHEF X dimulai pada 25 April 2026 dengan pelaksanaan seminar dan workshop yang berlangsung di Bank Sampah USK.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri Ir Rama Herawati, MP selaku Ketua Bank Sampah USK yang membagikan wawasan seputar pengelolaan sampah dan peran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Selain itu, lomba desain tumbler dengan tema “Satu Bumi dalam Satu Simbol” juga digelar secara daring, memberikan ruang bagi kreativitas peserta dalam menyuarakan pesan lingkungan melalui karya visual.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada hari berikutnya di Mangrove Park Lampulo, di mana mahasiswa dan dosen turun langsung melakukan aksi lingkungan.
Sebanyak 250 biji mangrove disemai sebagai bagian dari upaya regenerasi, disertai dengan penanaman 60 bibit mangrove di kawasan tersebut.
Kegiatan ini menjadi simbol nyata kepedulian terhadap ekosistem pesisir sekaligus langkah kecil menuju perubahan besar bagi keberlanjutan lingkungan.
Ketua panitia CHEF X, An Nisa Mawadah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjaga bumi.
“Kami ingin CHEF X ini tidak hanya sekadar kegiatan tahunan, tapi benar-benar menjadi gerakan yang membawa dampak. Mulai dari hal kecil seperti menanam, sampai menyebarkan kesadaran ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia, Faiz Afkari, juga menegaskan pentingnya momentum Hari Bumi sebagai pengingat bersama.
“Kegiatan ini jadi bukti bahwa mahasiswa bisa ambil peran. Harapannya, semangat ini tidak berhenti di sini, tapi terus berlanjut di kehidupan sehari-hari,” katanya.