Anggota DPR apresiasi Bulog Kediri serap gabah untuk ketahanan pangan

Rabu, 06 Mei 2026 | 22:51:58 WIB
ket foto : Anggota DPR RI Endro Hermono (Kanan) dengan Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun (kiri) saat meninjau stok beras bulog di Gudang Paron, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (6/5/2026).

ANALISD.COM - Kediri (ANTARA) - Anggota DPR RI Endro Hermono memberikan apresiasi kepada Bulog Kediri, Jawa Timur, yang telah menyerap gabah petani sehingga stok yang ada mampu menjaga ketahanan pangan.

Endro mengatakan Bulog membuat manajemen yang bagus. Bukan hanya soal penyerapan gabah tapi juga soal penyaluran beras dari stok yang ada.

"Tidak hanya stok yang lebih tapi sudah memikirkan bagaimana ke depannya untuk nantinya penyaluran. Karena stoknya baik di Kediri maupun nasional cukup tinggi," kata Endro di sela meninjau stok beras di Gudang Paron, Bulog Kediri, Rabu.

Ia mengungkapkan stok secara nasional pada 2023 sekitar 1,4 juta ton, kini meningkat drastis. Total stok beras Bulog pada 2026 ini lebih dari 5 juta ton.

Pihaknya pun meminta Bulog juga selalu menjaga kualitas beras sehingga stok yang cukup banyak itu juga tetap terjaga. Dengan itu, anggaran yang dikeluarkan pun juga bisa dikelola dengan lebih efisien.

"Yang namanya beras, kalau salah penanganan ini pasti setiap tiga bulan ini sudah turun mutu. Jadi tidak hanya manajemen penyerapan tapi manajemen bagaimana penyimpanan yang baik supaya mutunya tidak juga tidak turun. Ini juga dipikirkan," ujar Anggota Komisi VIII DPR RI tersebut.

Terkait dengan ancaman bencana El Nino, Endro menyebut bahwa untuk kebutuhan pangan di Indonesia masih sangat aman.

Di Indonesia, stok beras yang ada lebih dari 5 juta ton, sehingga sangat cukup untuk kebutuhan konsumsi warga di Indonesia. Untuk Bulog Kediri, stok yang ada saat ini hingga 88 ribu ton setara untuk 12 bulan.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun mengatakan penyerapan gabah petani juga terus dilakukan oleh Bulog hingga kini. Dengan penyerapan itu, secara otomatis akan menambah pasokan yang ada.

Ia menyebutkan Bulog Kediri menyewa 12 gudang untuk menampung beras petani yang telah diserap tersebut. Hal itu dilakukan karena gudang yang ada sudah penuh. Stok beras yang ada saat ini hingga 88 ribu ton, cukup untuk satu tahun.

"Kami terus menyerap. Sampai hari ini pun masih terus menyerap gabah, beras dari petani. Otomatis secara akumulasi pasti akan bertambah. Ini kami sudah menyewa kurang lebih ada 12 gudang. Dengan kapasitas kurang lebih 23 ribu ton," kata dia.

Pihaknya juga mengatakan Bulog menjaga kualitas beras yang disimpan. Untuk perawatan beras, dilakukan satu bulan sekali penyemprotan serta tiga bulan sekali fumigasi sehingga berbagai hama mati.

Dalam kunjungannya, Endro Hermono tersebut juga didampingi sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Kediri.

Selain meninjau stok beras di Gudang Bulog, mereka juga meninjau stok jagung yang juga berada di Gudang Bulog.

Terkini