Amankan Ketahanan Pangan, Anggota DPR RI Apresiasi Manajemen Penyerapan Gabah Bulog Kediri

Rabu, 06 Mei 2026 | 22:48:48 WIB
ket foto : Kunjungan Anggota DPR RI Endro Hermono ke Gudang Paron pada Rabu (6/5/2026).

ANALISD.COM - – Anggota DPR RI Endro Hermono memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja penyerapan gabah oleh Bulog Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur, yang dinilai sangat krusial dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan.

Dalam kunjungannya ke Gudang Paron pada Rabu (6/5/2026), Endro menyoroti manajemen Bulog yang tidak hanya fokus pada pengumpulan gabah dari petani, tetapi juga telah menyiapkan strategi penyaluran yang matang di tengah melimpahnya pasokan.

“Tidak hanya stok yang lebih tapi sudah memikirkan bagaimana ke depannya untuk nantinya penyaluran. Karena stoknya baik di Kediri maupun nasional cukup tinggi,” ungkap politisi dari Fraksi Partai Gerindra tersebut di sela-sela peninjauan stok beras.

Peningkatan stok pangan secara nasional pada tahun 2026 ini tercatat sangat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2023 stok nasional berada di angka 1 juta ton, kini angkanya telah melonjak drastis melampaui 5 juta ton. Namun, Endro mengingatkan bahwa besarnya jumlah stok ini harus dibarengi dengan manajemen penyimpanan yang ketat agar kualitas beras tidak menurun seiring berjalannya waktu.

“Yang namanya beras, kalau salah penanganan ini pasti setiap tiga bulan ini sudah turun mutu. Jadi tidak hanya manajemen penyerapan tapi manajemen bagaimana penyimpanan yang baik supaya mutunya tidak juga tidak turun. Ini juga dipikirkan,” ujar anggota Komisi VII DPR RI tersebut menekankan pentingnya efisiensi anggaran melalui perawatan mutu.

Terkait isu perubahan iklim dan ancaman El Nino, Endro memastikan bahwa kebutuhan pangan di Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat aman. Dengan cadangan lebih dari 5 juta ton secara nasional, kebutuhan konsumsi warga dapat tercukupi dengan baik. Khusus untuk wilayah kerja Bulog Kediri, stok yang tersedia saat ini mencapai 88 ribu ton yang diperkirakan setara dengan kebutuhan selama 12 bulan ke depan.

Kehadiran stok yang melimpah ini menjadi bantalan yang kuat bagi masyarakat dalam menghadapi fluktuasi produksi akibat faktor cuaca.
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, menjelaskan bahwa proses penyerapan gabah dan beras dari petani masih terus berlangsung secara aktif hingga saat ini.

Tingginya intensitas penyerapan tersebut bahkan membuat kapasitas gudang internal Bulog mencapai batas maksimal, sehingga pihaknya harus mengambil langkah strategis dengan menyewa gudang tambahan di sejumlah titik.

“Kami terus menyerap. Sampai hari ini pun masih terus menyerap gabah, beras dari petani. Otomatis secara akumulasi pasti akan bertambah. Ini kami sudah menyewa kurang lebih ada 12 gudang. Dengan kapasitas kurang lebih 23 ribu ton,” papar Harisun mengenai upaya antisipasi penumpukan stok.

Guna menjaga kualitas komoditas yang disimpan dalam jangka waktu lama, Bulog Kediri secara rutin menjalankan prosedur perawatan yang ketat. Harisun memastikan bahwa setiap satu bulan sekali dilakukan penyemprotan rutin dan setiap tiga bulan sekali dilakukan tindakan fumigasi untuk membasmi berbagai hama gudang.

Dalam kunjungan kerja yang juga didampingi oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kediri tersebut, rombongan tidak hanya memantau stok beras, tetapi juga meninjau ketersediaan jagung di gudang Bulog guna memastikan seluruh komoditas pangan pokok dalam kondisi terkendali dan siap didistribusikan kapan saja dibutuhkan.

Terkini